Articles Comments

Love, life and learning » Uncategorized » Sylabus Bahasa Arab

Sylabus Bahasa Arab

SYLABUS BAHASA ARAB

NO. POKOK BAHASAN SUB POKOK BAHASAN
 

KULIAH BAHASA ARAB

 

BAGIAN PERTAMA (BASIC)

1 PENGANTAR v  Bahasa dan peradaban manusia

v  Pentingnya mempelajari bahasa arab

v  Klasifikasi bahasa arab

v   Alat/pisau analisis studi Al-Quran dan Al-Hadits

v  Pengenalan kosa kata

  1. Kata-kata tentang sesutau yang pertama kali terlihat
  2. Kata-kata tentang dirinya
  3. kata-kata tentang kehidupan sehari-hari
  4. Kata-kata tentang keluarganya
  5. kata-kata tentang masyarakat
  6. Kata-kata tentang makanan dan minuman
  7. kata-kata yang berhubungan dengan kuliah

v  kata-kata yang berhubungan dengan aktivitas manusia

2 KATA

 

v  Pengertian kata

v   Macam-macam kata

  1. Pengertian ismun dan contoh-contohnyanya
  2. Pengertian Fi’lun dan contoh-contohnya
  3. Pengertian harfun dan contoh-contohnyanya
3 KALIMAT

 

v  Pengertian kalimat mufidah

v  Macam-macam kalimat

  1. Pengertian kalimat ismiyah dan contoh-contohnyanya
  2. Pengertian kalimat f’iliyah dan contoh-contohnya

v  Perbedaan kalimat ismiyah dan kalimat f’iliyah

 

BAGIAN KEDUA (INTERMEDIATE)

4 ISMUN

 

  • Pengertian ismun
  • Macam-macam ismun
  1. Pembagian ismun kedalam mudzakar dan muanats

ü  Pengertian ismun mudzakar dan contoh-contohnya

ü  Pengertian ismun muanats beserta contoh-contohnya

ü  Perbedaan ismun mudzakar dan ismun muanats

  1. Pembagian ismun kedalam mufrad, mutsana, dan jam’a

ü  Pengertian ismun mufrad dan contoh-contohnya

ü  Pengertian ismun mutsana dan contoh-contohnya

ü  Pengertian ismun jam’a dan contoh-contohnya

  • Pembagian jam’a kedalam jam’a mudzakar salim, muanats salim, dan mudzakar salim
  1. Pengertian jam’a mudzakar salim dan contoh-contohnya
  2. Pengertian jam’a muanats salim dan contoh-contohnya
  3. Pengertian jam’a taktsir dan contoh-contohnya
  • Pembagian ismun berdasarkan m’urab dan mabni
  1. Pengertian ismun murab dan contoh-contohnya
  2. Pengertian ismun mabni dan contoh-contohnya

ü  Pengenalan tentang Dhomir muntasil munfasil dan mustatir

ü  Pengenalan tentang ismul isyaroh

ü  Pengenalan tentang ismul mausul

ü  Pengenalan tentang ismul istifham

  1. Perbedaan ismun murab dan mabni
  • Pembagian ismun berdasarkan nakiroh dan marifah
5 F’ILUN I
  • Pengertian fi’lun
  • Pembagian fi’lun berdasarkan waktunya
  1. Pengertian f’ilun madhi dan contoh-contohnya
  2. Pengertian f’ilun mudhori dan contoh-contohnya
  3. Pengertian f’lun amri dan contoh-contohnya
6 HARFUN

 

  • Pengertian harfun
  • Macam-macam harfun
  1. Pengertian harfun jar dan contoh-contohnya
  2. Pengertian harfun nasb dan contoh-contohnya
  3. Penertian harfun jazm dan contoh-contohnya
7 MUBTADA DAN KHABAR

 

  • Pengulangan kembali kalimat ismiyah
  • Pengertian mubtada dan contoh-contohnya
  • Pengertian khabar dan contoh-contohnya
  • Perbedaan antara mubtada dan khobar
  • Karakteristik khobar terhadap mubtada
8 FA’IL, NAIBUL FA’IL DAN MAF’ULUN BIH (PENGEMBANGAN KALIMAT F’ILIYAH)
  • Pengulangan kembali tentang kalimat filiyah
  • Pengertian f’ail
  • Karakteristik f’ail
  • Pengertian naibul fa’il
  • Perbedaan fa’il dan naibul fa’il
  • Pengertian maf’ul bih
  • Perbedaan fa’il dengan maf’ul bih
9 INNA WA AKHWATUHA
  • Pengertian inna waakhwatuha (ان واخوتها)
  • Pengenalan hurup-hurup inna wa akhwatiha
  • Kaidah inna wakhwatiha dalam kalimat ismiyah
10 KAANA WA AKHWATUHA
  • Pengertian kaana wa akhwatiha
  • Pengenalan hurup-hurup kaana wa akhwatiha
  • Kaidah kaana wa akhwatiha
11 AN-N’ATU WA AL-MAN’UTU

DAN MANSUB

  • Pengertian an-n’atu dan contoh-contohnya
  • Pengertian al-man’utu dan contoh-contohnya
  • Karakteristik an-n’atu wa al-manutu
  • Pengertian al-mansub dan contoh-contohnya
  • Kegunaan al-mansub dalam kalimat mufidah
 

BAGIAN KETIGA (ADVANCE)

12 MABNI DAN MUROB
  • Pengertian mabni dan bagian-bagiannya
  • Pengertian  murob dan bagian-bagiannya
  • Macam-macam bina
  • Macam-macam I’rob
  • Perbedaan mabni dan murob
13 KONDISI FI’IL  MENJADI MABNI

 

  • Kondisi fi’il madhi menjadi mabni
  1. fi’il madhi mabni terhadap fatah
  2. fi’il madhi mabni terhadap dhomah
  3. fi’il madhi mabni terhadap sukun
  • Kondisi fi’il mudhori menjadi mabni
  • Kondisi fi’il amri menjadi mabni
  1. fi’il mudhori mabni terhadap sukun
  2. fi’il mudhori mabni terhadap fatah
  1. fi’il amri mabni terhadap sukun
  2. fi’il amri mabni terhadap fatah
  3. fi’il amri mabni terhadap harfu al-I’lah
14 KONDISI FI’IL MUDHORI MENJADI M’URAB
  • Pengertian mu’rob
  • Kondisi fi’il mudhori menjadi menjadi m’urob
  1. fi’il mudhori m’uob terhadap rof’i
  2. fi’il mudhori m’urob terhadap nashb
  3. fi’il mudhori m’urob terhadap jazm
15 AL-MAKSUR DAN AL- MANKUSH
  • Pengertian al-maksur dan contoh-contohnya
  • Kaidah-kaidah al-maksur dalam kalimat
  • Pengertian al-mankush dan contoh-contohnya
  • Kaidah al-mankush dalam kalimat
  • Perbedaan al-maksur dan al-mankush
16 AL-ASMA AL-KHAMSAH
  • Pengertian al-asma al-khamsah
  • Kaidah-kaidah al-asma al-khamsah dalam kalimat
17 AN-NIDA
  • Pengertian An-nida
  • Kaidah-kaidah an-nida dalam kalimat
18 AL-ITSTISNA
  • Pengertian al-itstisna
  • Kaidah-kaidah al-itstisna dalam kalimat
19 MUDHOF – MUDHOFUN ILAIH
  • Pengertian mudhof – mudhofun ilaih
  • Kaidah-kaidah mudhof – mudhofun ilaih
20 F’ILUN II  (PENGEMBANGAN F’ILUN)
  • Pembagian filun berdasarkan  hurupnya (asli dan tidak asli)
  • Pembagian f’ilun berdasarkan jumlah hurupnya
  • Pengertian f’ilun berdasarkan majhul dan ghoiru majhul
  1. Pengertian f’ilun mujarod dan contoh-contohnya
  2. Pengertian f’ilun majid dan contoh-contohnya
  1. Pengertian f’lun tsulatsi dan contoh-contohnya
  2. Pengertian f’ilun ruba’i dan contoh-contohnya
  3. Pengertian f’ilun khumasi dan contoh-contohnya
  4. Pengertian f’ilun sudasi dan contoh-contohnya
  1. Pengertian f’ilun majhul dan contoh-contohnya
  2. Pengertian f’ilun ghoiru majhul dan contoh-contohnya
19 AS-SHORFU WA TASHRIF
  • Pengertian as-shorfu  dan tashrif

1         Pengertian tashrif al-lughawiyu dan contoh-contohnya

2         Pengertian tashrif al-istilahiyu dan contoh-contohnya

20 TASHRIF AL-ISTILAHIY
  • Tasrif al-istilahi untuk fi’il mujarod
  1. Wajn faala-yaf’alu
  2. Wajn fa’ala-yaf’ulu
  3. Wajn fala-yaf’ilu
  4. Wajna fa’ula-yaf’ulu
  5. Wajn fa’ila- yaf’alu
  6. Wajn fa’ila-yaf’ilu
  • Tasrif al-istilahi untuk fi’il majid
  1. Fiil majid biharfin wahid
  2. Fi’il majid biharfaini
  3. Fi’il majid bitsalasati akhrufin
21 F’ILUN III

 

  • Pengertian F’ilun shohih dan mu’tal
  1. Penggunaanya dalam kalimat
  2. Perbedaan shohih dan mutal
  • Pengertian f’ilun laajim dan mutaadzi
  1. Penggunaanya dalam kalimat
  2. Perbedaan laajim dan mutaadzi
22 AF’ALUN AL-LATI TUNSHOBU FI’LAINI

 

  • Pengenalan tentang af’alun al-lati tunshobu fi’laini
  • Kaidah-kidahnya dalam
  1. Maf’ul  mubtada khobar
  2. Maf’ul bukan mubtada khobar
23 ISMUN II
  • Pengertian mashdar, wajn dan contoh-contohnya
  1. Masdar ghoiru mimi
  2. Masdar mimi
  • Pengertian ismun fa’il, wajn dan contoh-contohnya
  • Pengaertian ismun maf’ul, wajn dan contoh-contohnya
  • Pengertian sifat al-musyabihah, wajn dan contoh-contohnya
  • Pengertian ismun jaman, wajn dan contoh-contohnya
  • Pengertian ismun makan, wajn dan contoh-cojntohnya
  • Pengertian ismun alat, wajn dan contoh-contohnya

Written by

Filed under: Uncategorized

Leave a Reply

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>